Cara Membuat Coto Makassar Kuah Kental Gurih Berempah
Coto Makassar merupakan hidangan sup daging dan jeroan sapi legendaris yang memiliki kuah kental, gurih, dan beraroma harum berkat penggunaan air cucian beras serta kacang tanah sangrai. Sebelum mulai memasak, siapkan terlebih dahulu bahan-bahan berikut: 500 gram daging sapi (pilih bagian sengkel atau gandik), 200 gram jeroan sapi seperti babat atau hati (rebus terpisah), 1,5 liter air cucian beras putih (bilasan kedua atau ketiga yang bersih), 150 gram kacang tanah (sangrai, kupas kulitnya, lalu haluskan hingga berminyak), 8 butir bawang merah, 6 siung bawang putih, 4 butir kemiri sangrai, 1 sendok makan ketumbar bubuk, 1 sendok teh jinten bubuk, 1 sendok teh merica bubuk, 3 batang serai (memarkan), 3 lembar daun salam, 2 cm jahe (memarkan), 2 cm lengkuas (memarkan), 2 cm kayu manis, 2 sendok teh garam, serta 3 sendok makan minyak untuk menumis. Untuk bahan pelengkap, siapkan bawang goreng, irisan daun bawang, irisan seledri, burasa atau ketupat, jeruk nipis, serta sambal tauco khas Makassar.
Pertama, rebus daging sapi di dalam panci berisi 1,5 liter air cucian beras bersama dengan serai, daun salam, jahe, dan lengkuas menggunakan api sedang hingga daging menjadi empuk. Jika Anda menggunakan jeroan, pastikan jeroan sapi direbus di panci terpisah dengan air biasa hingga empuk dan tiriskan terlebih dahulu agar aromanya tidak merusak kuah kaldu utama. Setelah daging sapi empuk, angkat daging dan jeroan, potong berbentuk dadu kecil-kecil, lalu sisihkan. Jangan buang air rebusan daging karena akan digunakan sebagai kuah coto.
Kedua, haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar bubuk, jinten bubuk, dan merica bubuk menggunakan blender atau ulekan. Panaskan minyak goreng di dalam wajan, lalu tumis bumbu halus tersebut bersama kayu manis hingga benar-benar matang, tanak, dan mengeluarkan aroma rempah yang wangi. Masukkan tumisan bumbu ini ke dalam panci yang berisi air rebusan daging (kaldu air cucian beras), lalu aduk rata dan didihkan kembali menggunakan api kecil cenderung sedang.
Terakhir, masukkan kacang tanah yang telah disangrai dan dihaluskan ke dalam kuah kaldu, lalu aduk cepat agar kacang larut merata dan kuah berubah tekstur menjadi kental serta berwarna kecoklatan. Tambahkan garam secukupnya, lalu masukkan kembali potongan daging dan jeroan sapi ke dalam kuah agar bumbunya meresap secara mendalam. Untuk menyajikannya, tata potongan daging dan jeroan di dalam mangkuk kecil, siram dengan kuah coto yang masih mendidih panas, lalu taburi dengan bawang goreng, daun bawang, dan seledri, serta sajikan bersama burasa, perasan jeruk nipis, dan sambal tauco.